KURIR

HIDUP INI SEPERTI SEORANG KURIR.

Tugasnya satu: mengantarkan paket sampai tujuan.

Bedanya, paket kita bernama ujian dari Allah.

Ada yang ringan.

Ada yang berat.

Ada yang menguras tenaga dan air mata.

 

Kurir yang bijak tahu satu hal penting:

Ia harus paham petanya.

Tanpa peta, ia mudah tersesat.

Dengan peta, ia tahu arah dan cepat sampai.

 

Begitu pula hidup.

Masalah terasa rumit ketika kita tidak tahu petunjuknya.

Dan peta kehidupan itu adalah Al-Qur’an.

Semakin banyak paket yang diantar, semakin besar bonusnya.

Semakin banyak ujian yang diselesaikan dengan sabar dan iman, semakin besar ganjaran dari Allah.

 

Ramadhan adalah momentum.

Momentum untuk membuka kembali peta.

Lebih dekat dengan Al-Qur’an.

Agar perjalanan hidup tidak kehilangan arah.

Jangan hanya sibuk mengantar paket.

Pastikan kita tahu jalannya. ??

 

Hikmah Kajian Zuhur Bersama Abi Een (Pengasuh Masjid Ismuhu Yahya)

Copas Tulisan Abanda Kiki Supardi (Pimpinan  Masjid Ismuhu Yahya)

www.masjidenterprise.id